Selasa, 30 Agustus 2011

KOMIK SEBAGAI SALAH SATU MEDIA KOMUNIKASI

Komik merupakan salah satu karya desain dua dimensi yang terdiri dari susunan gambar yang dominan dan tulisan sebagai pelengkap. Keberadaan komik di dunia sebenarnya sudah ada sejak adanya gambar-gambar bercerita yang dilukis secara berurutan di dinding-dinding gua jaman dahulu yang bercerita mengenai perburuan manusia. Namun perkembangan komik dalam artian yang sudah dapat dipahami sebagai komik modern seperti saat ini baru dapat dilihat dari pemunculannya di Eropa sekitar tahun akhir abad 18. Seiring pertumbuhannya, komik telah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan melalui caranya yang khas, komik memiliki pengaruh yang cukup kuat sebagai media komunikasi massa dengan kemampuannya dalam membawakan pesan dan mengarahkan pembacanya dalam berpikir, berimajinasi, dan bahkan berperilaku.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam berkomunikasi, salah satu unsur yang paling dominan membentuk persepsi sehingga manusia mampu menangkap pesan adalah visualisasi / bentuk yang dapat terlihat oleh mata. Komunikasi melalui tatap muka langsung adalah cara berkomunikasi yang lebih baik dalam hal penyampaian tujuan daripada berkomunikasi secara tidak langsung. Hal pertama yang dilakukan oleh seorang manusia ketika berkomunikasi secara langsung adalah melihat melalui mata, untuk kemudian merekam bentuk-bentuk yang dilihatnya dan dengan bebasnya berimajinasi melalui alam pikirannya yang secara tidak langsung dipengaruhi oleh kepribadiannya, lingkungan dimana ia hidup, serta pengalaman hidupnya. Barulah kemudian unsur-unsur lain yang menyertai bentuk visual menyusul dan membentuk persepsi tadi menuju satu persepsi tertentu yang mungkin lebih spesifik.

Bahasa gambar, merupakan salah satu media komunikasi yang paling komunikatif dibandingkan bentuk-bentuk media yang lain seperti tulisan maupun suara. Gambar adalah unsur utama / pokok yang sangat kaya dan sangat tidak terbatas. Bentuk dari tulisan adalah gambar-gambar tertentu yang sudah disepakati bersama sebagai bentuk simbol yang artinya sudah diseragamkan. Ini adalah salah satu bukti betapa gambar sebagai media yang sangat kaya, tidak terbatas, dan mampu merubah fungsinya melalui berbagai bentuk. Untuk selanjutnya, akan dibicarakan mengenai gambar sebagai bentuk visual tersendiri selain tulisan.

Komik, dengan cirinya yang khas yaitu konsep cerita melalui gambar-gambar dan tulisan sebagai pelengkap, dalam perjalanannya mampu terus bertahan bahkan terus berkembang mengiringi kemajuan peradaban manusia. Komik mampu menarik perhatian konsumen pembaca melalui bahasa gambar yang mudah untuk dipahami dan diingat karena pendekatan yang diterapkan dalam konsep komik adalah konsep visual tanpa kaidah-kaidah ketat tertentu dan sudah menjadi bahasa sejak manusia diciptakan. Bahasa gambar (baik dua dimensi maupun tiga dimensi) adalah bahasa yang paling akrab sehingga proses penterjemahannya mudah.

Konsep komik yang sangat universal tersebut memungkinkan komik untuk dapat menembus berbagai lapisan / batasan yang sekiranya media lain tidak bisa semudah itu dapat menembusnya. Komik dapat dengan mudahnya masuk ke berbagai negara, daerah, tanpa mengalami banyak kesulitan yang berarti. Pesan-pesan yang dibawanya dapat dengan mudah masuk dan diterjemahkan melalui bahasa visual.

Dewasa ini perkembangan komik sudah menjadi sedemikian pesatnya apabila ditinjau dari bentuk visual yang didukung oleh kecanggihan teknologi manusia, khususnya melalui perangkat elektronik yaitu komputer. Komputer mampu mewujudkan imajinasi manusia melalui kecanggihannya tanpa batas yang berarti. Software / perangkat lunak untuk membantu mempermudah proses perwujudan karya gambar dua dimensi sudah semakin banyak digunakan dan bahkan dalam kenyataannya sudah mendominasi proses pembuatan komik moderen.

1 komentar:

  1. permisi, boleh numpang mengutip kedalam penelitian sbg bahan rujukan?

    BalasHapus